<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710861209796649328</id><updated>2012-02-16T05:03:37.262-08:00</updated><title type='text'>KARANG TARUNA 17</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710861209796649328/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>KARANG TARUNA 17</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12148166681194681385</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/Sc8LHq-Ym8I/AAAAAAAAACI/gnKUpibZv9o/S220/LMB+KT+LENGKAP+copy.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710861209796649328.post-5739659392050717936</id><published>2009-04-04T04:30:00.000-07:00</published><updated>2009-04-04T04:43:01.758-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SddFmL1CADI/AAAAAAAAAIw/d6B4T00VtdY/s1600-h/posronda-400.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 387px; height: 344px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SddFmL1CADI/AAAAAAAAAIw/d6B4T00VtdY/s320/posronda-400.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320798007074095154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:180%;"  &gt;MENYAMBUT PESTA DEMOKRASI &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;RONDA MALAM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span&gt;(SISKAMLING)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;font-family:arial;font-size:180%;"  &gt;&lt;span&gt;RW 017&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);font-family:arial;font-size:180%;"  &gt;Mari kita amankan kampung kita&lt;br /&gt;dengan roda malam bersama&lt;br /&gt;mulai tanggal 4 s/d 9 April 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710861209796649328-5739659392050717936?l=karangtaruna17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/feeds/5739659392050717936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/2009/04/menyambut-pesta-demokrasi-ronda-malam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710861209796649328/posts/default/5739659392050717936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710861209796649328/posts/default/5739659392050717936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/2009/04/menyambut-pesta-demokrasi-ronda-malam.html' title=''/><author><name>KARANG TARUNA 17</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12148166681194681385</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/Sc8LHq-Ym8I/AAAAAAAAACI/gnKUpibZv9o/S220/LMB+KT+LENGKAP+copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SddFmL1CADI/AAAAAAAAAIw/d6B4T00VtdY/s72-c/posronda-400.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710861209796649328.post-1812019921455995849</id><published>2009-04-02T00:15:00.000-07:00</published><updated>2009-04-02T01:22:23.796-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdRntyyZbVI/AAAAAAAAAHw/9QhjbqsWD30/s1600-h/cut-trees.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 416px; height: 312px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdRntyyZbVI/AAAAAAAAAHw/9QhjbqsWD30/s320/cut-trees.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319991096256326994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span&gt;Wajah Hutan Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sektor kehutanan Indonesia tahun 2008 dibuka dengan keluarnya Peraturan Pemerintah No 2 tahun 2008 pada Bulan Februari 2008. peraturan yang menga&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;tur tentang  Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berasal dari Penggunaan Kawasan Hutan untuk kepentingan Pembangunan diluar Kegiatan Kehutanan.  PP tersebut membuka peluang pembukaan hutan lindung dan hutan produksi untuk kegiatan pertambangan, infrastruktur telekomunikasi dan jalan tol dengan tarif sewa seharga Rp 120 untuk hutan produksi dan Rp 300 per meter p&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;ersegi per tahun.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Secara ringkas, PP tersebut merupakan produk turunan dari Perpu No 1/2004 yang memberikan izin bagi usaha pertambangan untuk melakukan aktivitasnya di atas hutan lindung. Perpu yang kemudian diperkuat dengan Keppres No. 41 Tahun 2004 tentang Perizinan atau Perjanjian di Bidang Pertambangan Yang Berada di Kawasan Hutan, dan bersama DPR kemudian menetapkannya menjadi UU No 19 tahun 2004.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Dalam banyak kajian disebutkan bahwa UU No. 19/2004 tentang penetapan Perpu No.1 tahun 2004 tentang perubahan atas UU No. 41 tahun 1999 tentang Kehutanan menjadi undang-undang tidak memenuhi syarat sebagai suatu produk perundang-undangan, merupakan bentuk tindakan sewenang-wenang dalam menggunakan kekuasaan (detournement de pouvoir) dan bertentangan dengan tata cara pembuatan perundang-undangan yang baik serta melanggar ketentuan konstitusi, pembu&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;kaan alinea 1,2 dan 3, pasal 1 ayat (1) dan (2)dan (3) ,pasal 20a, dan pasal 22 ayat (1) UUD 1945.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Pembukaan tambang di hutan jelas akan menimbukan kerusakan permanen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas penambangan memiliki daya musnah yang luar biasa. Tidak saja terjadi pada kawasan yang dibuka namun juga pada kawasan hilir yang ditempati oleh komunitas-komunitas masyarakat. Tidak kurang jalannya perekonomian di 25 kabupaten/kota akan terganggu dan menimbulkan dampak yang cukup serius terhadap jutaan penduduk pada kawasan tersebut. Nilai kerugian yang tercipta jauh lebih besar dibanding keuntungan jangka pendek yang didapat.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Secara pasti, PP ini akan memuluskan pemusnahan 925 ribu hektar hutan lindung di Indonesia yang akan dilakukan oleh 13 perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PP ini juga tidak menyebut sama sekali bahwa aturan ini ditujukan kepada 13 perusahaan yang ada sehin&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;gga berpotensi untuk memuluskan jalan bagi 158 perusahaan tambang lainnya untuk mengobrak abrik 11,4 juta hektar hutan lindung. Semua&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;nya bisa dilakukan dengan hanya membayar Rp. 300/m2. PP ini keluar dikala Presiden berkomitment mengurangi laju Pemanasan Global dengan menyelamatkan hutan alam indonesia tersisa. PP ini juga keluar dikala Presiden punya kewenangan yang kuat untuk membatalkan pertambangan di hutan lindung, namun tidak dilakukannya!.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Hingga disini, terjadi ketidak konsistenan Pemerintah Indonesia. Dalam pertemuan para pihak di Bali (UNFCC) pemerintah telah mendeklarasikan niatnya menjadi pionir dalam penurunan emisi global dengan melakukan penyelamatan kawasan hutan. Sementara dengan PP ini, pemerintah justru melanjutkan blunder pemerintah sebelumnya dengan memfasilitasi penghancuran hutan lindung, dengan biaya yang bahkan lebih murah dari sepotong pisang goreng.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam berbagai pertemuan dan pernyataan resmi, pemerintah selalu beralasan ketiadaan biaya untuk melakukan penjagaan hutan sehingga pendanaan yang akan diperoleh dari penghancuran 925 ribu hektar hutan lindung melalui skema PP 2/2008 akan digunakan untuk menyelamatkan hutan tersisa.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;WALHI melakukan kampanye kreatif dengan menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mendonasikan uangnya untuk menyelamatkan hutan lindung. Tujuannya agar masyaraat bisa terlibat secara langsung daam advokasi menolak pertambangan di hutan lindung.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kampanye akan diawali diseluruh universitas-universitas di Jakarta dan kemudian berkembang pada kawasan-kawasan publik lainnya termasuk juga di luar kota Jakarta, utamanya di kawasan-kawasan dimana pertambangan akan dilakukan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Untuk itu, WALHI meminta agar pemerintah membuka mekanisme donasi publik untuk penyelamatan kawasan lindung sekaligus mendorong pemerintah untuk melakukan Regulatory Impact Assesment terhadap kebijakan yang memperbolehkan aktivitas penambangan di hutan lindung sebagaimana yang diamanatkan dalam Tap MPR No 1 tahun 2004.  &lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdRsUTCEi3I/AAAAAAAAAII/j4Ssr10UPHM/s1600-h/19971.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 265px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdRsUTCEi3I/AAAAAAAAAII/j4Ssr10UPHM/s320/19971.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319996155793542002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sementara itu, aktivitas illegal logging masih terus berlangsung disejumlah tempat di Indonesia. Penangkapan ribuan log kayu di Kalimantan Barat dan di Riau baru-baru ini makin memperjelas status kehutanan Indonesia yang lebih besar pasak dari pada tiang. Awal tahun 2007 WALHI menyebutkan bahwa ada tiga masalah mendasar disektor kehutanan yang menjadi pemicu munculnya sejumlah konflik dan kejahatan disektor kehutanan: 1) tidak ada pengakuan terhadap hak masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya hutannya, 2) besarnya kapasitas produksi industri kehutanan dan 3) korupsi yang merajalela disegala level.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Keberhasilan Operasi Hutan Lestari tidak akan pernah efektif apabila tiga masalah mendasar tersebut tidak dilakukan. Penangkapan ribuan log kayu di Kalbar dan Riau baru-baru ini justru menjadi bukti bahwa illegal logging masih terus berlangsung. Demikian halnya dengan penembakan di Jawa Timur baru-baru ini yang semakin memperjelas wajah penelolaan hutan Indonesia yang tidak pro rakyat dan menggunakan kekerasan dalam penyelesaian masalahnya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus alih fungsi hutan lindung di sejumlah tempat juga mewarnai pembukaan tahun 2008 ini diantaranya di Bintan dan Sumatera Selatan baru-baru ini. Aroma korupsi cukup kuat melatarbelakangi meledaknya kasus yang melibatkan sejumlah anggota DPR RI ini.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Alih fungsi lahan seharusnya tidak hanya dilihat dari aspek korupsi semata. Penetapan kawasan menjadi kawasan lindung dan atau Taman Nasional tidak dilakukan tanpa sebab. Kawasan tersebut memiliki fungsi sebagai water regulator, penyimpanan plasma nutfah dan di sumatera selatan kawasan dimaksud berfungsi sebagai kawasan pemijahan yang sangat berguna bagi nelayan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;WALHI mencatat lebih dari 170 ribu hektar hutan lindung telah dialihfungsikan dalam tiga tahun terakhir. lebih dari 80 persen diantaranya dilakukan secara ilegal dalam artian tidak ada proses alih fungsi lahan sama sekali. Semuanya berjalan tanpa ada upaya hukum sama sekali dari pemerintah.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdRoPdeHcNI/AAAAAAAAAH4/eJvc72Xfr0U/s1600-h/kebakaran.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 395px; height: 273px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdRoPdeHcNI/AAAAAAAAAH4/eJvc72Xfr0U/s320/kebakaran.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319991674649669842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="text-decoration: underline; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kebakaran Hutan, Penyakit Kronis yang Tak Diobati&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;Kebakaran hutan kembali terjadi. Hampir seluruh Sumatera dan Kalimantan kembali diselimuti asap tebal. Kebarakan hutan ini merupakan bencana yang setiap tahun terus terjadi. Kebakaran hutan skala besar adalah fenomena yang menjadi sebuah kecenderungan yang merutin dalam 20 tahun terakhir.  Tahun 1982, kebakaran hutan di Kalimantan Timur  menghanguskan lebih dari 3 juta hektar, lalu berturut-turut kebakaran hutan yang terjadi pada tahun 1991, 1994 dan terakhir pada tahun 1997 yang melahap kawasan hutan dan lahan seluas ± 10 juta hektar, masing-masing 5 juta ha di Kalimantan dan Sumatera - pemerintah mengklaim luas kebakaran hutan adalah seluas 0,5 juta hektar.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Berdasarkan pemantauan titik api oleh NOAA dan informasi dari WALHI Daerah, sampai hari ini (24/6) jumlah titik api terdeteksi sebagai berikut : Aceh (98 titik api), Sumut (226 titik api), Sumbar (31 titik api), Riau (431 titik api), Jambi (75 titik api), Sumsel (30 titik api), Bengkulu (14 titik api), Jabar (3 titik api), Kalbar (4 titik api) dan Kalteng (3 titik api).  Kebakaran tersebut menyebabkan kota-kota tersebut diselimuti oleh kabut asap yang cukup tebal.  Masyarakat di kota Pekanbaru Riau mulai merasakan mata perih dan berkurangnya arak pandang karena kabut asap. Para penderita ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) makin khawatir akan kambuh. Beberapa masyarakat terutama anak-anak dan orangtua jarang yang keluar rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdRxd8-hMLI/AAAAAAAAAIQ/PELBIBmCVyM/s1600-h/ForrestFire.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 219px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdRxd8-hMLI/AAAAAAAAAIQ/PELBIBmCVyM/s320/ForrestFire.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320001819229892786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Meski pemerintah daerah belum menyarankan untuk mengenakan masker,  namun beberapa masyarakat sudah mulai mengenakan masker. &lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Bencana ini sudah sangat kronis dan terjadi setiap tahun.  Namun penyelesaian pemerintah selalu tidak pernah sampai ke akar persoalan. Perhatian pemerintah selama ini hanya bersifat temporer dan reaktif.  Kebakaran hutan tidak dapat dipandang sebagai masalah yang berdiri sendiri.  Kebakaran hutan merupakan sebuah symptom dari memburuknya kesehatan hutan alam.  Eksploitasi hutan alam dalam skala masif yang mulai dilakukan pada awal tahun 1970 telah menyebabkan hutan-hutan alam rusak parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hutan telah dikonversi dan dialihfungsikan. Hutan-hutan telah terdegradasi yang menyebabkan kehilangan keseimbangan ekologis sehingga rentan terhadap kebakaran.  Keadaan ini diperparah dengan politik konversi hutan  dengan membuka perkebunan monokultur skala besar seperti perkebunan kelapa sawit dan kebun kayu komersial (HTI) dan  IPK (Ijin Pemanfaatan Kayu).&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Masalah kebakaran hutan sudah mencapai pada titik yang paling kritis, yang ditandai dengan kerentanan terhadap kebakaran yang sangat tinggi. Dengan keadaan demikian, penyelesaian masalah kebakaran hutan harus menyentuh akar masalah.  Dengan meneruskan kebijakan yang ada saat ini pada hakekatnya pemerintah sedang melakukan bunuh diri atas pengelolaan hutan dan  menghabiskan sumberdaya alam bagi kepentingan generasi yang akan datang.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Untuk itulah WALHI menyerukan agar :&lt;/span&gt;  &lt;ol&gt;&lt;li style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Pemerintah perlu memberikan penanganan segera (emergency respon) sebagai pertolongan pertama kepada masyarakat yang terkena dampak kebakaran hutan dan melakukan tindakan yang perlu untuk meminimalkan dampak negatif dari asap.&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Membentuk tim independen untuk investigasi lapangan  dan menindak tegas perusahaan pelaku (antara lain dengan pencabutan ijin, pemberian sanksi dan hukuman seberat-beratnya bagi pelaku kebakaran hutan sesuai dengan undang-undang dan melakukan penegakan hukum yang sejati. &lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Menghentikan pemberian insensif kebijakan dan finansial yang merusak hutan alam dengan mencabut seluruh ijin pemanfaatan kayu (IPK).&lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Moratorium/jeda penebangan hutan untuk menyelamatkan generasi yang akan datang.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdRzPXon7aI/AAAAAAAAAIY/JDrzx2BC7O8/s1600-h/banjir41.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 263px; height: 197px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdRzPXon7aI/AAAAAAAAAIY/JDrzx2BC7O8/s320/banjir41.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320003767711034786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Salah Siapa....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Terjadinya berbagai bencana yang terjadi di negeri ini selalu menyisakan duka bagi rakyat. Meski banyak retorika dibangun untuk mengatasi hal ini, baik pada masa Orde Baru maupun pada masa Orde Reformasi. Namun, seringkali tidak dibarengi dengan tindakan dan kebijakan nyata. Peningkatan bencana terus terjadi dari tahun ke tahun. Bahkan, sejak tahun 1988 sampai pertengahan  2003 jumlah bencana di Indonesia mencapai 647 bencana alam meliputi banjir, longsor, gempa bumi, dan  angin topan, dengan jumlah korban jiwa sebanyak 2022 dan jumlah kerugian mencapai ratusan milyar. Jumlah tersebut belum termasuk bencana yang terjadi pertengahan tahun 2003 sampai pertengahan 2004 yang mencapai ratusan bencana dan mengakibatkan hampir 1000 korban jiwa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Dalam Environmental Outlook WALHI 2003 diungkapkan bahwa kita bangsa Indonesia tidak bisa lagi bangga dengan julukan Jamrud Khatulistiwa, karena pada kenyataannya, negeri kita adalah negeri sejuta bencana. Dalam setahun, yaitu tahun 2002, tercatat tidak kurang dari 14 bencana alam terjadi terutama banjir dan tanah longsor. Bencana tersebut menyebabkan lebih dari 101 orang meninggal, ribuan rumah rusak, jutaan hektar lahan pertanian rusak. Hal tersebut mengakibatkan kerugian trilyunan rupiah. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdR1Phl1XAI/AAAAAAAAAIg/Ku183YmZYaU/s1600-h/tsunami_wave_coming_now_too_late.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 257px; height: 381px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdR1Phl1XAI/AAAAAAAAAIg/Ku183YmZYaU/s320/tsunami_wave_coming_now_too_late.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320005969406942210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bencana struktural, bencana alam maupun bencana kemanusiaan terus terjadi. Dalam tahun 2002 tercatat bencana besar terjadi adalah langganan kebakaran hutan di Pontianak, Jambi, Palembang, banjir di Jakarta, Jawa Tengah, Semarang, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan beberapa lokasi lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Fenomena banjir bandang dan tanah longsor adalah suatu fenomena  alam yang jamak di muka bumi ini. Secara umum, ketika  sebuah sistem aliran sungai yang memiliki tingkat kemiringan (gradien) sungai yang relatif tinggi (lebih  dari 30% atau lebih dari 27 derajat) apabila di bagian hulunya terjadi hujan yang cukup lebat, maka potensi terjadinya banjir bandang  relatif tinggi. Tingkat kemiringan sungai yang relatif curam ini dapat dikatakan sebagai faktor “bakat” atau bawaan.  Sedangkan curah hujan adalah salah satu faktor pemicu saja. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Sejak tahun 1998 hingga pertengahan 2003, tercatat telah terjadi 647 kejadian bencana di Indonesia, di mana 85% dari bencana tersebut merupakan bencana banjir dan longsor. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;em&gt;Bencana Alam di Indonesia (1998-2003)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt; &lt;table border="1" width="100%" cellpadding="2" cellspacing="1"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;Jenis&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;Jumlah Kejadian &lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;Korban Jiwa &lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;Kerugian (juta rupiah)&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;Banjir&lt;/td&gt; &lt;td&gt;302&lt;/td&gt; &lt;td&gt;1066&lt;/td&gt; &lt;td&gt;191.312&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;Longsor&lt;/td&gt; &lt;td&gt;245&lt;/td&gt; &lt;td&gt;645&lt;/td&gt; &lt;td&gt;13.928&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;Gempa bumi&lt;/td&gt; &lt;td&gt;38 &lt;/td&gt; &lt;td&gt;306&lt;/td&gt; &lt;td&gt;100.000&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;Gunung berapi &lt;/td&gt; &lt;td&gt;16 &lt;/td&gt; &lt;td&gt;2&lt;/td&gt; &lt;td&gt;n.a&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;Angin topan&lt;/td&gt; &lt;td&gt; 46&lt;/td&gt; &lt;td&gt;3&lt;/td&gt; &lt;td&gt;4.015&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;Jumlah&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt; 647 &lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;2022&lt;/strong&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Sumber: Bakornas PB.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Prosentase tersebut berarti bahwa bencana terbesar yang terjadi justru bencana yang bisa diatasi, diantisipasi kejadian dan resikonya. Bencana banjir dan tanah longsor adalah bencana yang terjadi bukan hanya karena faktor alamiah alam, namun lebih banyak karena campur tangan manusia. Bencana banjir dan tanah longsor merupakan bencana yang “bisa direncanakan”. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Dalam kurun waktu 2003, terhitung bulan Januari 2003 sampai dengan November 2003, bencana kembali terjadi dengan intensitas yang sangat tinggi. Bencana-bencana besar, seperti banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, dan kekeringan lebih banyak disebabkan oleh salah kelola lingkungan hidup.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Hal ini terbukti dari berbagai bencana besar yang kita jelaskan, yaitu:&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;a name="A. Banjir dan Tanah Longsor"&gt;A. Banjir dan Tanah Longsor&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;strong&gt;1. &lt;a name="Bencana di Bukit Lawang, Kecamatan Bohorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara."&gt;Bencana di Bukit Lawang, Kecamatan Bohorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bencana lingkungan besar kembali melanda kawasan Bahorok-Langkat, Sumatera Utara. Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin, 3 November 2003.  Air bah yang datangnya dari hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Bahorok telah memakan korban jiwa. Teridentifikasi korban yang meninggal 92 orang tewas dan 154 orang hilang. Menurut saksi mata, dari kejadian di lokasi Bahorok diperkirakan korban akan bertambah sampai ratusan orang. Karena sejumlah warga saat ini diidentifikasi telah hilang.  &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Menurut saksi mata, masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya di lokasi kejadian mengatakan bahwa potongan-potongan kayu tersebut berasal dari perambahan kayu liar yang dilakukan di dalam TNGL (Taman Nasional Gunung Leuser) wilayah Bahorok - Langkat dan sebagiannya  di sekitar kawasan hutan Lawe Pakam – Kutacane, Aceh Tenggara.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Sungai Bohorok yang mengalir melalui Desa Bukit Lawang merupakan bagian dari DAS Sei Wampu. Kerusakan hutan di sub DAS Bohorok merupakan penyebab utama terjadinya banjir bandang tersebut. Penebangan yang diikuti dengan tanah longsor pada akhirnya menjadi ‘senjata pemusnah massal’ (weapon mass destruction) yang sangat mengerikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, di wilayah Aceh Tenggara telah berulangkali terjadi perusakan kawasan hutan melalui kegiatan &lt;em&gt;illegal logging &lt;/em&gt;oleh Para Pemegang IPK dan HGU yang tetap diberikan ijin meskipun letaknya bersebelahan dengan Taman Nasional Gunung Leuser. Akibat moral buruk pemegang ijin, perambahan hutan sengaja mencaplok TNGL. Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan jalur pendukung Ladia Galaska antara lain pada ruas jalan Muara Situlen-Gelombang (Aceh Singkil berbatasan dengan Sumatera Utara) hingga akan menembus Bukit Lawang dan ruas Jalan Titi Pasir (Lawe Pakam)-Bahorok (Aceh Tenggara-Langkat). Meskipun dalam rencana Ladia Galaska sang pemrakarsa (Pemda Provinsi NAD dan Menkimpraswil RI) menyatakan menunda pembangunan ruas jalan tersebut. Namun, pada tahun anggaran 2002 lalu telah mulai dikerjakan. Jalan Ladia Galaska telah dan akan menjadi jalan akses bagi kehancuran lebih lanjut Kawasan Ekosistem Leuser. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;strong&gt;2. &lt;a name="Bencana di sekitar Kawasan Ekosistem Leuser"&gt;Bencana di sekitar Kawasan Ekosistem Leuser&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kawasan Ekosistem Leuser yang membentang dari Aceh hingga Sumatera Utara dengan luas mencapai 2,5 Juta Hektar adalah himpunan kawasan Cagar Alam, Suaka Margasatwa, Taman Buru, Hutan Lindung dan Taman Nasional Gunung Leuser yang melintasi 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara. Keberadaannya sudah diakui oleh dunia internasional. Secara nasional Wilayah ini diakomodir melalui Keppres No. 33 tahun 1998 tentang Pengelolaan Kawasan Ekosistem Leuser. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Namun, keberadaannya dari waktu ke waktu kian terancam akibat berbagai ancaman kerusakan dan pembalakan kayu secara ilegal. Bahkan, proyek-proyek pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, perkebunan sawit skala besar, HPH, HTI, dan IPK serta transmigrasi yang salah kaprah telah menyebabkan kawasan ini makin rusak terdegradasi. Tercatat, saat ini, sekitar 25% dari total Kawasan Ekosistem Leuser telah rusak, atau setara dengan 500.000 Ha. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Akibatnya, sejumlah DAS besar yang hulunya berada di Kawasan Ekosistem Leuser kini makin kritis. Sehingga di musim hujan sering menimbulkan kebanjiran dan kekeringan di musim kemarau. Sekitar 2,5 juta penduduk bergantung dari sumber air DAS di Kawasan Ekosistem Leuser.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Kejadian bencana lingkungan akibat makin terdegradasinya Kawasan Ekosistem Leuser dan  kawasan hutan Seulawah di Provinsi NAD tercatat sangat meningkat sepanjang tahun 2000-2002. Ada sekitar 790 kali kejadian banjir, longsor, dan erosi melanda wilayah Aceh yang telah menelan korban jiwa, harta benda, dan rusaknya infrastruktur ekonomi masyarakat. Sementara itu, di musim kemarau jutaan hektar sawah kekurangan air. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;strong&gt;3. &lt;a name="Banjir Bandang di Jateng"&gt;Banjir Bandang di Jateng&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 1 November 2003, sedikitnya 119 rumah, satu sekolah, dan jalan di Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen mengalami kerusakan akibat tanah longsor saat hujan mengguyur kawasan itu. Tanah longsor yang menimpa rumah penduduk itu terjadi di empat desa, yakni Desa Kalibangkang (62 rumah rusak), Desa Watukelir (37), Desa Srati (11), dan Desa Jintung (5). Kerugian yang dialami mencapai sedikitnya Rp265,3 juta. Selain itu, banjir terjadi di Jawa Tengah bagian selatan, antara lain Banyumas, Cilacap, Kebumen, dan Purworejo.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Tanggal 30 Oktober 2003, ribuan rumah dan ratusan hektar sawah di 12 desa di Kabupaten Banyumas dan Cilacap, Jawa Tengah, baru-baru ini dilanda banjir. Ini disebabkan beberapa sungai tidak mampu menampung air hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir. Banjir ini melanda sepuluh desa di Kabupaten Banyumas dan dua desa di Kabupaten Cilacap, yakni Nusawangkal dan Karangsambung. Kondisi terparah terjadi di Desa Nusadadi, Kabupaten Banyumas dengan ketinggian air di areal persawahan mencapai tiga meter.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Di Banyumas dan Purworejo, banjir menggenangi ribuan hektar sawah, dan sekitar 3.000 keluarga di Desa Nusadadi, Kecamatan Tambak, masih terkurung air akibat luapan Sungai Ijo dan Sungai Kecepak. Sementara itu, banjir juga melanda Desa Karangsembung dan Nusawangkal, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap di mana air menggenangi 130 rumah dan 1.294 ha sawah. Sebanyak 360 ha dari 1.294 ha sawah yang tergenang berupa persemaian dengan kerugian diperkirakan Rp 28.800.000.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Tanggal 2 Oktober 2003, Hujan deras kembali mengguyur Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Hal ini membuat warga di 10 desa di kabupaten itu khawatir akan adanya banjir susulan. Sebab, genangan air hujan yang lalu belum seluruhnya surut. Kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Genangan terparah terjadi di Desa Nusadadi, Kecamatan Sumpih. Sementara itu, banjir yang melanda Nusawangkal dan Desa Karangsambung, Cilacap, Jateng, meluas. Padahal, sebagian besar rumah penduduk dan ratusan hektare lahan pertanian di 12 desa terendam air.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;strong&gt;4. &lt;a name="Banjir Bandang di Langkat, Sumatera Utara"&gt;Banjir Bandang di Langkat, Sumatera Utara&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 7 Oktober 2003, banjir kembali merendam sekitar 600-an rumah di sepanjang radius 200 meter aliran Sungai Batang Serangan Tanjungpura, Langkat, Sumatra Utara. Luapan air sungai tak terkendali karena dua unit mesin pompa penyedot air hujan ke waduk penampung air di Tanjungpura, rusak. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Tanggal 30 September 2003, banjir setinggi 80 sentimeter melanda Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. Musibah terjadi menyusul meluapnya air Sungai Batang Serangan akibat guyuran hujan selama sepekan terakhir. Tak pelak, puluhan rumah di sepanjang sungai terbesar di Langkat ini terendam air bah. Selain itu, puluhan hektar sawah siap panen juga dikhawatirkan rusak.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Tanggal 15 September 2003, terjadi musibah tanah longsor di Kampung Ciloa Desa Wangunjaya Cikalong Wetan Kab. Bandung yang menelan korban jiwa 7 orang dan belasan lainya menderita luka-luka.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Tanggal 20 September 2003, tanah longsor di bukit Pasir Gudang, kampung Lengkong, desa Pasir Buncir, kecamatan Caringin, Bogor, Jawa Barat yang menewaskan 9 orang pekerja penambang pasir. Bukit Pasir Gudang yang luasnya mencapai 10 hektar itu, pasirnya telah ditambang secara besar-besaran sejak 1998 oleh tiga perusahaan.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Bulan Februari 2003, banjir menimpa daerah Brebes yang sedikitnya merendam 5.000 rumah. Di samping mengakibatkan sekira 2.000 hektar tanaman padi puso, juga menggenangi tanaman tebu dan bawang, dan lahan tambak. Kerugian yang ditimbulkan sedikitnya mencapai Rp5 milyar.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;strong&gt;5. &lt;a name="Longsor di Garut"&gt;Longsor di Garut&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Awal Januari 2003 bencana Longsor terjadi Mandalawangi di Garut. Bencana tersebut menewaskan tidak kurang dari 15 orang dan puluhan rumah rusak berat. Longsor terjadi karena rusaknya hutan sebagai wilayah penyangga. Tahun 1990 luas hutan di Jabar mencapai 791.519 hektar atau sekitar 22% dari seluruh luas Jabar, jumlah tersebut menyusut drastis hingga 323.802 hektar tahun 2002 atau sama 9 % dari luas keseluruhan daratan di Prov. Jabar yang 3.555.502 hektar. Jumlah tersebut diperkirakan  terus bertambah, dan Jabar terus akan rawan terhadap bencana banjir dan tanah longsor.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;strong&gt;6. &lt;a name="Banjir dan Tanah Longsor di NTT"&gt;Banjir dan Tanah Longsor di NTT&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;29 Maret - 2 April 2003, hujan badai terjadi di Ende, Nusa Tenggara Timur. Hujan deras disertai badai tersebut mmengakibatkan banjir dan tanah longsor. Korban meninggal sebanyak 42 orang, ratusan rumah dan bangunan hancur. Korban yang meninggal banyak diakibatkan  karena terbawa arus. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;a name="B. Kebakaran Hutan"&gt;B. Kebakaran Hutan&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kebakaran hutan terbesar tahun ini terjadi di Palangkaraya. Bancana ini mengakibatkan bandara tertutup asap, dan kota Palangkaraya gelap tertutup asap pada siang hari. Ketika bencana terjadi dua hari anak-anak sekolah dasar di palangkaraya diliburkan untuk menghindari asap. Bencana kebakaran hutan juga terjadi di Riau, Jambi, dan Lampung. Kerugian terjadi bukan hanya hilangnya hutan ratusan hektar, namun juga penyakit ISPA, macetnya roda perekonomian serta transportasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;strong&gt;&lt;a name="C. Kekeringan"&gt;C. Kekeringan&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Musim kemarau ini hampir seluruh Pulau jawa dilanda kekeringan. Wonogiri adalah salah satui daerah terparah. Daerah ini dari tahun ke tahun mengalami benacana kekeringan. Dampak yang terjadi bukan hanya rawan pangan karena tidak adanya panen, anmun krisis air bersih kemudian juga melanda berbagai wilayah yang mengalami kekeringan. Untuk mengatasi kekeringan Bupati Wonogiri meminta kepada pemerintah pusat untuk menyediakan pengadaan 100 unit sumur pantek dan bantuan 77 unit pompa air. Untuk mengatasi penyediaan air bersih meminta proyek rehabilitasi embung rakyat senilai Rp 231,4 milyard. Dan untuk rehabilitasi hutan diperkirakan dana mencapai Rp223, 9 milyar.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Kekeringan juga terjadi di Bojonegoro. Kekeringan di kota ini menyerbabkan areal sawah seluas 1000 hektare tidak bisa penen. Konflik horisontal berebut air juga terjadi antar warga.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Konflik ini makin meruncing ketika petani yang sudah telanjur menebar benih tidak teraliri oleh irigasi. Mereka berharap pemerintah bersedia untuk menaikkan air dari dalam tanah dengan menyedot air dari sungai Bengawan Solo tidak mendapat tanggapan, hingga akhirnya pipa PDAM Bojonegoro jebol dan airnya dapat mengaliri sawah. Meski demikian hal ini disesalkan oleh pihak PDAM karena jebolnya PDAM Bojonegoro sangat merugikan pendapatan PDAM. &lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Penutup&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Dari berbagai fakta yang ada jelas terlihat bahwa bencana besar yang terjadi tidak serta merta datang, namun didahului oleh adanya eksploitasi lingkungan, adanya kebijakan yang tidak memenuhi aspirasi masyarakat, serta tidak adanya managemen bencana dari pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Bencana-bencana tersebut seharusnya tidak perlu terjadi dan bisa diminimalisir oleh pemerintah seandainya pemerintah berbesar hati untuk tidak mencampakkan alam dengan dalih kebijakan pembangunan atau devisa. Sungguh bencana tersebut adalah bencana yang terencana.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710861209796649328-1812019921455995849?l=karangtaruna17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/feeds/1812019921455995849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/2009/04/wajah-hutan-indonesia-sektor-kehutanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710861209796649328/posts/default/1812019921455995849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710861209796649328/posts/default/1812019921455995849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/2009/04/wajah-hutan-indonesia-sektor-kehutanan.html' title=''/><author><name>KARANG TARUNA 17</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12148166681194681385</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/Sc8LHq-Ym8I/AAAAAAAAACI/gnKUpibZv9o/S220/LMB+KT+LENGKAP+copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdRntyyZbVI/AAAAAAAAAHw/9QhjbqsWD30/s72-c/cut-trees.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710861209796649328.post-3118843942159374925</id><published>2009-03-31T21:39:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T21:48:57.291-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PEMILU SEKARANG DI CONTRENG, BUKAN DI COBLOS........&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLwP6MSHNI/AAAAAAAAAHQ/FOmj2iiljfo/s1600-h/contreng.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 409px; height: 360px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLwP6MSHNI/AAAAAAAAAHQ/FOmj2iiljfo/s320/contreng.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319578265987456210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;PILIH CALON ANDA ...... CUKUP SATU KALI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLwjGbpJ2I/AAAAAAAAAHY/dIRHijpkMzI/s1600-h/coblos1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 391px; height: 228px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLwjGbpJ2I/AAAAAAAAAHY/dIRHijpkMzI/s320/coblos1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319578595690620770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;CONTOH SURAT SUARA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLx6PX2LdI/AAAAAAAAAHg/18XFG71D6Zw/s1600-h/contoh_surat_suara.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 384px; height: 600px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLx6PX2LdI/AAAAAAAAAHg/18XFG71D6Zw/s320/contoh_surat_suara.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319580092739235282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710861209796649328-3118843942159374925?l=karangtaruna17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/feeds/3118843942159374925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/2009/03/pemilu-sekarang-di-contreng-bukan-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710861209796649328/posts/default/3118843942159374925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710861209796649328/posts/default/3118843942159374925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/2009/03/pemilu-sekarang-di-contreng-bukan-di.html' title=''/><author><name>KARANG TARUNA 17</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12148166681194681385</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/Sc8LHq-Ym8I/AAAAAAAAACI/gnKUpibZv9o/S220/LMB+KT+LENGKAP+copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLwP6MSHNI/AAAAAAAAAHQ/FOmj2iiljfo/s72-c/contreng.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710861209796649328.post-3141770466778337374</id><published>2009-03-31T21:09:00.001-07:00</published><updated>2009-03-31T21:32:41.629-07:00</updated><title type='text'>MASIH ADAKAH KEJUJURAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLpdZbWVFI/AAAAAAAAAHI/Uj6ZqJveZ9E/s1600-h/tidak-bebas.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 381px; height: 421px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLpdZbWVFI/AAAAAAAAAHI/Uj6ZqJveZ9E/s320/tidak-bebas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319570801129051218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Tak akan ada yang bisa menjamin bahwa demokrasi di negri kita masih memegang kejujuran ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kursi membuat orang saling mencaci&lt;br /&gt;Satu suara membuat orang saling mendengki&lt;br /&gt;Satu tujuan "kemakmuran" yang menjadi janji palsu para calon legislatif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi kita semua punya &lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;HAK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang sama, sama seperti balita yang masih membutuhkan kasih sayang orang tua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);font-size:180%;" &gt;PILIHLAH WAKIL KITA .... YANG&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;JUJUR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;KOMITMEN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;LOYALITAS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;PERHATIAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-size:130%;" &gt;BUKAN UNTUK DIRI SENDIRI, TAPI UNTUK RAKYAT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;SIAPA SAJA, APA SAJA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;YANG PENTING PASTI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUARA KITA ADALAH PENENTU KEMAJUAN BANGSA INI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;CONTRENG PILIHAN ANDA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;PADA TANGGAL 09 APRIL 2009&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710861209796649328-3141770466778337374?l=karangtaruna17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/feeds/3141770466778337374/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/2009/03/masih-adakah-kejujuran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710861209796649328/posts/default/3141770466778337374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710861209796649328/posts/default/3141770466778337374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/2009/03/masih-adakah-kejujuran.html' title='MASIH ADAKAH KEJUJURAN'/><author><name>KARANG TARUNA 17</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12148166681194681385</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/Sc8LHq-Ym8I/AAAAAAAAACI/gnKUpibZv9o/S220/LMB+KT+LENGKAP+copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLpdZbWVFI/AAAAAAAAAHI/Uj6ZqJveZ9E/s72-c/tidak-bebas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710861209796649328.post-1123664623687296728</id><published>2009-03-31T19:45:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T21:00:18.493-07:00</updated><title type='text'>DBD Tidak mengenal musim</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;DBD Dapat Mematikan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLVkR2OaJI/AAAAAAAAAFY/XyInh-Fj0t4/s1600-h/waspada_demam_berdarah.gif"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 337px; height: 337px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLVkR2OaJI/AAAAAAAAAFY/XyInh-Fj0t4/s320/waspada_demam_berdarah.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319548929120823442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Apakah demam dengue? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Demam dengue umumnya menyerang orang yang kekebalan tubuhnya sedang menurun. Sebenarnya saat kita terkena infeksi dengue, tubuh akan memproduksi kekebalan terhadap tipe virus dengue tersebut, kekebalan ini akan berlangsung seumur hidup. Sayangnya, demam dengue disebabkan oleh banyak strain atau tipe virus sehingga walaupun kita kebal terhadap salah satu tipe namun kita masih dapat menderita demam dengue dari tipe virus yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demam berdarah dengue atau DBD merupakan demam dengue dengan derajat yang lebih berat. Perbedaan yang paling utama adalah pada demam dengue tidak ditemukan manifestasi perdarahan pada pasien. Pada kulit pasien dengan demam dengue hanya tampak ruam kemerahan saja sementara pada pasien demam berdarah dengue akan tampak bintik bintik perdarahan. Selain perdarahan pada kulit, penderita demam berdarah dengue juga dapat mengalami perdarahan dari gusi, hidung, usus dan lain lain. Bila tidak ditangani segera, demam berdarah dengue dapat menyebabkan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Daerah mana saja yang mudah terjangkit demam dengue?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Demam dengue banyak terjangkit di daerah tropis dan subtropis. Asia menempati urutan pertama dalam jumlah penderita demam dengue tiap tahun. Hal ini mungkin disebabkan oleh karena curah hujan di Asia yang sangat tinggi terutama di Asia timur dan selatan ditambah dengan sanitasi lingkungan yang tidak bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WHO memperkirakan lebih dari 500.000 dari 50 juta kasus demam dengue memerlukan perawatan di rumah sakit. Lebih dari 40% penduduk dunia hidup di daerah endemis demam dengue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Bagaimana penularan demam dengue?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Virus dengue ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang sebelumnya sudah menggigit orang yang terinfeksi dengue. Populasi nyamuk ini akan meningkat pesat saat musim hujan namun nyamuk Aedes aegypti juga dapat hidup dan berkembang biak pada bak bak penampungan air sepanjang tahun. Satu gigitan nyamuk yang telah terinfeksi sudah mampu untuk menimbulkan penyakit dengue pada  orang yang sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penularan demam dengue tidak bisa langsung dari manusia ke manusia tetapi harus melalui perantara nyamuk sehingga kita tidak perlu khawatir kontak langsung dengan penderita demam dengue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLV73F_CDI/AAAAAAAAAFg/iZZ998kOtMk/s1600-h/aedes.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 371px; height: 268px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLV73F_CDI/AAAAAAAAAFg/iZZ998kOtMk/s320/aedes.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319549334256027698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Apa saja gejala dan tanda demam dengue?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Setelah tergigit nyamuk pembawa virus, masa inkubasi akan berlangsung antara 3 sampai 15 hari sampai gejala demam dengue muncul. Gejala demam dengue akan diawali oleh perasaan menggigil, nyeri kepala, nyeri saat menggerakan bola mata dan nyeri punggung. Kesakitan pada tungkai dan sendi akan terjadi beberapa jam sejak gejala demam dengue mulai dirasakan. Suhu tubuh akan meningkat dengan cepat mencapai 40 derajat celcius dengan detak nadi yang normal serta tekanan darah yang cenderung turun. Bola mata akan tampak kemerahan. Kemerahan juga tampak pada wajah yang dengan cepat akan menghilang. Kelenjar pada leher dan tenggorokan terkadang ikut membesar.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Demam dan gejala lain dari demam dengue akan berlangsung selama 2 hari yang kemudian diikuti oleh penurunan suhu yang cepat dengan diiringi oleh produksi keringat yang meningkat. Periode penurunan suhu ini biasanya berlangsung sehari, selanjutnya suhu tubuh akan meningkat lagi dengan cepat. Saat ini seluruh tubuh pasien akan kemerahan kecuali pada wajah.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Bagaimana penanganan pasien demam dengue?&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Karena demam dengue disebabkan oleh virus maka tidak ada pengobatan spesifik untuk penyakit ini termasuk penggunaan antibiotika. Umumnya pengobatan demam dengue hanya ditujukan untuk mengatasi gejala yang terjadi (simptomatis). Istirahat dan asupan cairan yang cukup merupakan dua hal yang sangat penting pada pasien demam dengue. Penggunaan aspirin dan NSAID harus dihindari. Penggunaan paracetamol terutama untuk mengatasi gejala demam dan sakit kepala yang terjadi.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kelanjutan pasien dengue?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;Demam dengue tidak akan menyebabkan kematian. Pengalaman selama ini, kematian akibat demam dengue kurang dari 1% dari seluruh kasus yang terjadi. Perbaikan kondisi pasien akan berlangsung beberapa minggu.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLWqUw2EqI/AAAAAAAAAFo/c8IUZl0Q4kY/s1600-h/nyamuk2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 367px; height: 236px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLWqUw2EqI/AAAAAAAAAFo/c8IUZl0Q4kY/s320/nyamuk2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319550132494406306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Bagaimana dengan demam berdarah dengue?&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Demam berdarah dengue atau DBD umumnya terjadi pada anak dibawah 10 tahun. Gejalanya antara lain nyeri pada perut, perdarahan, dan syok. Bila terjadi syok maka DBD sering disebut Dengue Syok Syndrome atau DSS. Pasien dengan DSS biasanya agak sulit untuk dipulihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DBD dimulai dengan demam tinggi serta sakit kepala yang hebat. Terdapat gejala pada saluran nafas dan saluran pencernaan berupa nyeri menelan, batuk, mual, muntah dan nyeri perut. Syok dapat terjadi setelah 2 sampai 6 hari semenjak gejala DBD timbul. Gejala syok dimulai dengan penurunan suhu tubuh tiba tiba, akral dingin, nadi lemah, dan kebiruan pada bibir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada DBD, terdapat perdarahan pada jaringan lunak, bintik perdarahan pada kulit, muntah darah, darah pada kotoran, gusi berdarah dan mimisan. Pada beberapa kasus dapat terjadi radang paru paru dan radang pada otot jantung atau miokarditis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasien dengan DBD harus di monitor dengan ketat terutama pada hari ke empat sejak timbulnya gejala. Bila terjadi kebiruan atau sianosis maka pasien harus diberikan oksigen dan apabila terdapat kegagalan vaskuler maka pasien harus diinfus. Transfusi darah diperlukan untuk mengendalikan perdarahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angka kematian pasien DBD sangat tinggi antara 3 sampai 30%. Sebagian besar kematian terjadi pada anak anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLXPxt4frI/AAAAAAAAAFw/sxFh-dKCLN8/s1600-h/page_1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 399px; height: 511px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLXPxt4frI/AAAAAAAAAFw/sxFh-dKCLN8/s320/page_1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319550775921770162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mencegah demam dengue?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Transmisi virus melalui nyamuk harus dihentikan untuk mencegah timbulnya demam dengue. Untuk melakukan ini maka pasien demam dengue harus dikelilingi oleh kawat nyamuk/kelambu sampai demam mereda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan demam dengue membutuhkan pengendalian atau eradikasi dari nyamuk pembawa virus. Lakukan 3 M (Menguras, Menutup dan Menimbun) tempat tempat yang disukai nyamuk untuk berkembang biak. Peranan pemerintah sangat diperlukan sebagai motivator disamping peranan masyarakat sebagai pelaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini belum ada vaksin yang pas untuk demam dengue, sehingga hanya pencegahan terpadulah yang bisa dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Cara pencegahan virus demam berdarah :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLX4c17qcI/AAAAAAAAAF4/Cg1jjykN7mI/s1600-h/hal15.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 390px; height: 308px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLX4c17qcI/AAAAAAAAAF4/Cg1jjykN7mI/s320/hal15.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319551474693024194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Demam berdarah dapat dicegah dengan memberantas jentik-jentik nyamuk Demam Berdarah (Aedes aegypti) dengan cara melakukan PSN (Pembersihan Sarang Nyamuk). Upaya ini merupakan cara yang terbaik, ampuh, murah, mudah dan dapat dilakukan oleh masyarakat, dengan cara sebagai berikut:&lt;/span&gt; &lt;ol style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;li&gt;Bersihkan (kuras) tempat penyimpanan air (seperti : bak mandi/WC, drum, dan lain-lain)     sekurang-kurangnya seminggu sekali. Gantilah air di vas bunga, tempat minum burung, perangkap     semut dan lain-lain sekurang-kurangnya seminggu sekali&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tutuplah rapat-rapat tempat penampungan air, seperti tempayan, drum, dan lain-lain agar     nyamuk tidak dapat masuk dan berkembang biak di tempat itu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kubur atau buanglah pada tempatnya barang-barang bekas, seperti kaleng bekas, ban bekas,     botol-botol pecah, dan lain-lain yang dapat menampung air hujan, agar tidak menjadi tempat     berkembang biak nyamuk. Potongan bambu, tempurung kelapa, dan lain-lain agar dibakar     bersama sampah lainnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tutuplah lubang-lubang pagar pada pagar bambu dengan tanah atau adukan semen.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lipatlah pakaian/kain yang bergantungan dalam kamar agar nyamuk tidak hinggap disitu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk tempat-tempat air yang tidak mungkin atau sulit dikuras, taburkan bubuk ABATE ke dalam     genangan air tersebut untuk membunuh jentik-jentik nyamuk.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Ulangi hal ini setiap 2-3 bulan sekali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Cara membrantas nyamuk AEDES AEGYPTI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLbam1vWSI/AAAAAAAAAGA/iHdyS-Gye8w/s1600-h/hal18.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 410px; height: 406px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLbam1vWSI/AAAAAAAAAGA/iHdyS-Gye8w/s320/hal18.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319555360027007266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);" class="text_isi"&gt;Ada banyak cara untuk memberantas nyamuk &lt;em&gt;Aedes aegypti&lt;/em&gt;, antara lain dengan cara: &lt;/p&gt;&lt;ol style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;li&gt;Penyemprotan dengan      menggunakan zat kimia&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengasapan dengan insektisida&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memutus daur hidup nyamuk      dengan menggunakan &lt;em&gt;ovitrap&lt;/em&gt;    dan memberi ikan cupang di    tempat     penampungan air.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);" class="text_isi"&gt;Untuk memberantas jentik-jentik nyamuk dapat menggunakan serbuk ABATE, dengan komposisi takaran sebagai berikut: Untuk 10 liter air cukup dengan 1 gram serbuk ABATE &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);" class="text_isi"&gt;Bila memerlukan ABATE kurang dari 10 gram, maka dapat dilakukan sebagai berikut:&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;li&gt;Ambil 1 sendok makan ABATE dan      tuangkan pada selembar kertas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lalu bagilah ABATE menjadi 2, 3,      atau 4 bagian sesuai dengan      takaran yang dibutuhkan &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);" class="text_isi"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);" class="text_isi"&gt;Setelah dibubuhkan ABATE maka:&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;li&gt;Selama 3 bulan bubuk ABATE      dalam air tersebut mampu      membunuh jentik Aedes aegypti&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selama 3 bulan bila tempat      penampungan air tersebut akan      dibersihkan/diganti airnya,          hendaknya jangan menyikat      bagian dalam dinding tempat      penampungan air tersebut&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Air yang telah dibubuhi ABATE      dengan takaran yang benar, tidak      membahayakan dan tetap      aman    bila air tersebut diminum.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;DIAGNOSIS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLd98aUJzI/AAAAAAAAAGI/XFzDQ8pg1oY/s1600-h/hal12.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 433px; height: 185px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLd98aUJzI/AAAAAAAAAGI/XFzDQ8pg1oY/s320/hal12.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319558166136235826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);" class="text_isi"&gt;Bagaimana cara mengetahui bahwa seseorang itu terserang demam berdarah?&lt;br /&gt;Untuk memastikan bahwa seseorang itu terserang penyakit demam berdarah maka perlu diadakan diagnosis secara klinis. Pertama-tama perlu melakukan diagnosis secara umum dengan cara mengamati gejala yang diderita oleh penderita, misalnya :&lt;/p&gt;&lt;ol style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;li&gt;Mengalami demam tinggi selama 2 sampai dengan 7 hari, disertai kurang nafsu makan, nyeri pada persendian, serta sakit kepala.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perdarahan pada kulit terlihat bercak-bercak merah pada tangan, pada tenggorokan, gusi dan mimisan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nyeri pada pencernaan tetapi tidak ada gejala kuning.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terjadi syok atau pingsan pada hari ke-3 sampai hari ke-7 secara berulang-ulang.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;      &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);" class="text_isi"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);" class="text_isi"&gt;Apabila penderita sudah mencapai gejala kronis, maka perlu di diagnosis secara klinis dengan cara sebagai berikut :&lt;/p&gt;&lt;ol style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;li&gt;Perlu diadakan pemeriksaan darah, apabila terjadi kenaikan jumlah hemotokrit meningkat  hingga sedikitnya 20% diatas rata-rata.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terjadi peningkatan pada denyut jantung&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kulit pucat dan dingin&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Denyut nadi melemah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terjadi perubahan derajat kesadaran, terlihat ngantuk dan tertidur secara terus menerus&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Urine sangat sedikit&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;      &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);" class="text_isi"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);" class="text_isi"&gt;Maka penderita demam berdarah harus segera diadakan pengobatan.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);" class="text_isi"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);" class="text_isi"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: center;" class="text_isi"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGOBATAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: center;" class="text_isi"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLfSGKmu7I/AAAAAAAAAGQ/l6cnaRHO3_M/s1600-h/hal14.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 383px; height: 450px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLfSGKmu7I/AAAAAAAAAGQ/l6cnaRHO3_M/s320/hal14.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319559611863710642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Setelah didiagnosis dan telah ditetapkan bahwa penderita terinfeksi virus Dengue (demam berdarah) maka penderita harus segera dilakukan pengobatan, dengan cara :&lt;/span&gt;&lt;ol style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;li&gt;Untuk mengatasi demam dapat diberikan &lt;em&gt;parasetamol&lt;/em&gt;, selama demam mencapai 39&lt;sup&gt;o&lt;/sup&gt;C paling     banyak 6 dosis dalam 24 jam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk mengganti cairan yang hilang, untuk pertolongan pertama dapat diberi oralit atau diberi     jus buah-buahan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apabila kadar hemotokrit turun sampai 40% maka harus di infus NaCl atau ringer, sesuai    kebutuhan dan dapat ditambah plasma, larutan garam fisiologis, dan glukosa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Antibiotik dapat diberikan apabila terjadi infeksi sekunder.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oksigen dapat diberikan pada saat penderita syok atau pingsan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Transfusi darah diberikan apabila penderita mengalami pendarahan yang signifikan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;      &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);" class="maju1"&gt; Perhatikan disaat pengobatan! &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);" class="text_isi"&gt;Yang  perlu diperhatikan pada saat pemberian cairan pengganti atau &lt;em&gt;infuse&lt;/em&gt;, harus diawasi selama 24 jam sampai dengan 48 jam, dan dihentikan setelah penderita terrehidrasi, dengan ditandai jumlah urine cukup, denyut nadi yang kuat dan tekanan darah membaik.&lt;br /&gt;Apabila pemberian cairan intravena diteruskan setelah ada tanda-tanda tersebut akan terjadi overhidrasi yaitu dapat mengakibatkan meningkatnya jumlah cairan dalam pembuluh darah, &lt;em&gt;edema&lt;/em&gt; paru-paru dan gagal jantung.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);" class="text_isi"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: center; font-weight: bold;" class="text_isi"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-family:arial;font-size:180%;"  &gt;MARI KITA CEGAH&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 0, 0); text-align: center; font-weight: bold;" class="text_isi"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-family:arial;font-size:180%;"  &gt;PENYEBARAN VIRUS DBD&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 0, 0); text-align: center; font-weight: bold;" class="text_isi"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-family:arial;font-size:180%;"  &gt;DI LINGKUNGAN RW 017 !!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: center; font-weight: bold;" class="text_isi"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: center; font-weight: bold;" class="text_isi"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: center; font-weight: bold;" class="text_isi"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;KATAKAN STOP DBD !!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: center; font-weight: bold;" class="text_isi"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;DENGAN SERENTAK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: center;" class="text_isi"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;BERSIHKAN LINGKUNGAN KITA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: left;" class="text_isi"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: left;" class="text_isi"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLkaHomJmI/AAAAAAAAAGw/k7n35_Cege4/s1600-h/harba.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: left; font-style: italic; font-weight: bold;" class="text_isi"&gt;Sportt by :&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: left;" class="text_isi"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLkaHomJmI/AAAAAAAAAGw/k7n35_Cege4/s1600-h/harba.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 120px; height: 100px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLkaHomJmI/AAAAAAAAAGw/k7n35_Cege4/s320/harba.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319565247255029346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); font-style: italic; font-weight: bold; text-align: left;" class="text_isi"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLlAxNLUcI/AAAAAAAAAG4/4Uh2pZtK4zw/s1600-h/LMB+KT+LENGKAP+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 93px; height: 102px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLlAxNLUcI/AAAAAAAAAG4/4Uh2pZtK4zw/s320/LMB+KT+LENGKAP+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319565911249342914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;      &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710861209796649328-1123664623687296728?l=karangtaruna17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/feeds/1123664623687296728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/2009/03/apakah-demam-dengue-demam-dengue.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710861209796649328/posts/default/1123664623687296728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710861209796649328/posts/default/1123664623687296728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/2009/03/apakah-demam-dengue-demam-dengue.html' title='DBD Tidak mengenal musim'/><author><name>KARANG TARUNA 17</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12148166681194681385</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/Sc8LHq-Ym8I/AAAAAAAAACI/gnKUpibZv9o/S220/LMB+KT+LENGKAP+copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdLVkR2OaJI/AAAAAAAAAFY/XyInh-Fj0t4/s72-c/waspada_demam_berdarah.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710861209796649328.post-4812592943659442690</id><published>2009-03-31T06:42:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T07:11:06.321-07:00</updated><title type='text'>SEJARAH PANJAT TEBING</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIjP8NpZRI/AAAAAAAAAFA/YV1r5fmGJmk/s1600-h/1.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 317px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIjP8NpZRI/AAAAAAAAAFA/YV1r5fmGJmk/s320/1.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319352866646353170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;1492 Sekelompok orang Perancis di bawah pimpinan Anthoine de Ville mencoba untuk memanjat tebing Mont Aiguille (2.097 m), di kawasan Vercors Massif. Tak jelas benar tujuan mereka, tapi yang jelas sampai beberapa dekade kemudian, orang-orang yang naik turun tebing-tebing batu di Pegunungan Alpen adalah para pemburu chamois, sejenis kambing gunung. Jadi mereka memanjat untuk mata pencaharian, kurang lebih mirip para pengunduh sarang burung wallet gua di tebing-tebing Kalimantan Timur atau Karangbolong Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;1623 Yan Carstenz adalah orang Eropa pertama yang melihat " … pegunungan yang sangat tinggi, di beberapa tempat tertutup salju!" di perdalaman Irian. Salju itu sangat dekat ke Khatulistiwa. Laporannya tidak dipercaya di Eropa, padahal belum lama berselang diberitakan ada juga salju di pegunungan Andes, masih dekat Khatulistiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1624 Masih berkaitan dengan pekerjaan, pastor-pastor Jesuit merupakan orang-orang Eropa pertama yang melintasi pegunungan Himalaya, tepatnya di Mana Pass (Pass = pelana / punggungan yang terentang di antara dua puncak), dari Gharwal di India ke Tibet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1760 Professor de Saussure agaknya begitu jatuh cinta pada Mont Blanc di perbatasan Perancis - Italia, sehingga dia menawarkan hadiah besar bagi siapa saja yang bisa menemukan lintasan ke pincaknya, untuk penelitian ilmiah yang diimpikannya. Sayang, tidak ada yang tertarik, terutama karena ngeri terhadap naga-naga yang konon menghuni puncak gunung tertinggi di Eropa Barat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1786 Setelah beberapa percobaan gagal, puncak Mont Blanc (4.807 m) akhirnya berhasil digapai manusia, mereka adalah Dr. Michel Gabriel Paccard dan seorang pemandu gunung, Jacquet Balmat. Puncak tertinggi yang di Alpen yang berhasil didaki sebelumnya adalah Lysjoch (4.153 m), tahun 1778.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIjnc5JGtI/AAAAAAAAAFI/sBCoupgyYMA/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 274px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIjnc5JGtI/AAAAAAAAAFI/sBCoupgyYMA/s320/2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319353270555712210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;1830 Alexander Gardiner melintasi Karakoram Pass dari Sinkiang, China ke Kashmir, India.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1852 Ahli-ahli ukur tanah di India berhasil menentukan ketinggian puncak XV (8.840 m). Ini merupakan puncak tertinggi di dunia, mengalahkan puncak VII (Kangcenjunga, 8.598 m) yang sebelumnya dianggap puncak paling tinggi. Puncak XV ini kemudian diberi nama Everest, sesuai dengan nama kepala divisi ukur tanah di India berkebangsaan Inggris, Sir George Everest (orang Nepal menyebut puncak ini dengan nama Sagarmatha, sedangkan orang Tibet menyebutnya Chomolungma). Belakangan ketinggiannya dikoreksi menjadi 8.888 m, kemudian dikoreksi lagi menjadi 8.848 meter, sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1853 Batu pertama jaman keemasan dunia keemasan di Alpen diletakkan oleh Alfred Wills dalam pendakiannya ke puncak Wetterhorn (3.708 m), cikal bakal pendakian gunung sebagai olah raga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1857 Alpine Club yang pertama berdiri di Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1858 Ketinggian K2 (singkatan Karakoram Number 2) terukur, 8.610 m, menggeser lagi kedudukan Kangchenjunga menjadi posisi 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1865 Dinding Selatan Mont Blanc sipanjat untuk pertama kali melalui lintasan Old Brenva, menandai lahirnya panjat es (ice climbing). Di Alpen bagian tengah, Edward Whymper dan enam rekannya berhasil mencapai puncak Matterhorn (4.474 m), Swiss. Tapi empat orang anggota tim yang saling terkait dalam satu tali tewas dalam perjalanan turun, ketika salah seorang jatuh dan menyeret yang lainnya. Musibah ini mengakhiri sebelas tahun jaman keemasan. Lebih dari 180 puncak besar telah didaki dalam masa itu, sedikitnya satu kali, dan lebih dari setengahnya dilakukan para pendaki Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1874 WA Coolidge mendaki puncak Jungfrau dan Wetterhorn pada musim dingin, sehingga dijuluki Mr. Winter Climbing. Tahun 1870-an ini muncul trend baru, yaitu pendakian tanpa didampingi pemandu, yang segera menjadi ukuran kebanggaan diantara para pendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1878 Regu yang dipimpin Clinton Dent berhasil memanjat Aiguille de Dru di Perancis, memicu trend baru lagi, yaitu pemanjatan tebing-tebing yang tidak terlalu tinggi tetapi cukup curam dan sulit. Banyak orang menganggap peristiwa ini sebagai kelahiran panjat tebing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1883 WW Graham menjadi orang pertama yang mengunjungi pegunungan Himalaya dengan tujuan mendaki gunung sebagai olah raga dan petualangan. Dia mendaki beberapa puncak rendah di kawasan Nanda Devi dan Sikkim, India. Konon khabarnya dia juga berhasil menggapai puncak Changabang (6.864 m).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1895 Percobaan pertama pendakian gunung diatas 8.000 m, yaitu Nanga Parbat (8.125 m) oleh AF Mummery. Pendaki Inggris yang sering disebut Bapak Pendakian Gunung Modern ini hilang di ketinggian sekitar 6.000 m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1899 Ekspedisi Belanda pembuat peta di Irian menemukan kebenaran laporan Yan Carstensz hampir 3 abad sebelumnya tentang " … pegunungan yang sangat tinggi, di beberapa tempat tertutup salju!" di perdalaman Irian. Maka namanya diabadikan sebagai nama puncak yang kemudian ternyata merupakan puncak gunung tertinggi di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1902 Percobaan pertama mendaki K2 oleh tim ekspedisi dari Inggris, hasilnya …. gagal !!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1907 Ekspedisi di bawah pimpinan Tom Longstaff mendaki Trisul (7.120 m), puncak 7.000-an pertama yang berhasil di daki manusia. Longstaff adalah orang pertama yang mencoba penggunaan tabung oksigen dalam pendakian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1909 Ekspedisi Persatuan Ahli Burung dari Inggris (BPUE), memasuki rawa-rawa sebelah selatan kawasan Carstensz. Dalam masa 16 bulan pada ekspedisi ini, 16 orang meninggal dan 120 orang sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1910 Carabineer (cincin kait) untuk pertama kali dipergunakan dalam pendakian gunung oleh pemanjat-pemanjat dari Munich, Jerman. Penggunaannya diilhami oleh pasukan pemadam kebakaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1911 Mantan anggota ekspedisi BPUE 1909, Dr. AFR Wollaston, kembali ke Irian bersama C. Bodden Kloss dengan 224 pengangkut barang dan serdadu. Mereka sampai di bagian Timur kawasan Carstensz dengan menyusuri sungai Otowka dari Selatan. Kali ini tiga orang melayang jiwanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1921 George L. Mallory dkk, berhasil mencapai North Col Everest, dalam perjalanan penjajagan mereka dari sisi Tibet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIfxd_fUQI/AAAAAAAAAEI/Ajo4lOB-eVU/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 249px; height: 402px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIfxd_fUQI/AAAAAAAAAEI/Ajo4lOB-eVU/s320/3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319349044602949890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;1922 Usaha pertama mendaki Everest, berakhir pada ketinggian 8.320 m di punggungan timur laut. Hasilnya …….. gagal !!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1924 Mallory dan Irvina, kembali mencoba mendaki Everest. Keduanya hilang di ketinggian sekitar 8.400 meter. Rekannya, Edward Norton mencapai 8.570 meter, rekaan ketinggian waktu itu, sendirian dan tanpa rabung oksigen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1931 Schimdt bersaudara mencapai puncak Matterhorn lewat dinding utara, sekaligus melahirkan demam north wall climbing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1932 UIAA (Union Internationale Association de Alpinisme) berdiri di Perancis.&lt;br /&gt;1933 Comici dari Italia memanjat overhang dinding utara Cima Grande Laverdo dikawasan Dolomite, Alpen Timur, menandai aid climbing (panjat tebing menggunakan alat bantu untuk menambah ketinggian) yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1934 Dr. Karl Prusik memelopori penggunaan tali kecil dengan simpul khusus untuk menggantung dan meniti tali yang lebih besar. Sampai sekarang tali kecil dan simpul ini dikenal dengan istilah prusik. Meniti tali dengan menggunakan tali kecil dan simpul ini disebut prusiking.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1936 Dr. AH Colijn, manajer umum sebuah perusahaan tambang menemukan dinding timur Gletser Moriane, tak jauh dari kawasan Carstensz. Gunung bijih itu dinamakan Erstbergh, yang nantinya menjadi tambang utama PT. Freeport.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1938 Dinding utara Eiger di Swiss akhirnya berhasil di panjat oleh tim gabungan Jerman dan Austria. Sebelumnya Hitler menjanjikan mereka medali setingkat medali emasnya Olimpiade. Mereka adalah Anderl Heckmair, Ludwig Forg, Fritz Kasparek dan Heinrich Harrer. Tebing maut ini sebelumnya telah menelan cukup banyak korban dan berlanjut sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1941 Ekspedisi Archbold menemukan lembah Baliem, kantong Suku Dani yang tingkat kebudayaannya amat tinggi, ditengah hutan belantara, seolah tak terbatas dan tak tertembus. Irian semakin menjadi pusat perhatian para ilmuwan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1949 Nepal membuka perbatasannya bagi orang luar, memancing maraknya pendakian di kawasan atap dunia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1950 Tibet dikuasai Cina. Pendakian Himalaya di sisi ini tidak diperkenankan lagi.&lt;br /&gt;Maurice Herzog memimpin ekspedisi Perancis mendaki Annapurna (8.091 m), puncak 8.000-an yang pertama berhasil di daki, menandai awal 20 tahun jaman keemasan pendakian di Himalaya.&lt;br /&gt;Di Alpen, tali nylon mulai dipergunakan. Tali serat tumbuhan yang sebelumnya biasa dipakai, hampir tak memiliki kelenturan, sehingga ada aturan bahwa seorang perintis jalur pemanjatan (leader) tidak boleh jatuh, sebab hampir pasti pinggangnya akan patah tersentak.&lt;br /&gt;Pakaian bulu angsa mulai membuat malam-malam di bivouac lebih nyaman dan pendakian keesokan harinya lebih efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1951 Don Whillan menemukan pasangannya, Joe Brown. Mereka menjadi duet pemanjat terkuat yang pernah dimiliki Inggris. Panjat bebas (free climbing) gaya Inggris segera menjadi tolok ukur dunia panjat tebing.&lt;br /&gt;Walter Bonatti dkk menyelesaikan dinding timur Grand Capucin, awal aid climbing pada tebing yang masuk dalam kategori dinding besar (big wall).&lt;br /&gt;Bermula terjadinya revolusi cadas di Inggris, tebing kapur ternyata tidak serapuh yang diduga selama ini, sehingga tebing ini mulai banyak dipanjat menyaingi tebing granit dan batuan beku lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1952 Herman Buhl memanjat solo di dinding timur laut Piz Badile, Swiss dalam waktu 4 ½ jam. Inilah awal speed climbing (pemanjatan yang mengutamakan kecepatan). Rekor waktu sebelumnya pada lintasan itu adalah 52 jam, dibuat tahun 1937.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIgZYHj2II/AAAAAAAAAEQ/uKLYJxkbvLQ/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 216px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIgZYHj2II/AAAAAAAAAEQ/uKLYJxkbvLQ/s320/4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319349730220955778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;1953 Heman Buhl dkk mencapai puncak Nanga Parbat, puncak 8.000-an kedua yang didaki orang.&lt;br /&gt;Sir Edmund Hillary dari Selandia Baru dan Sherpa Tenzing Norgay dari Nepal, yang tergabung dalam ekspedisi Inggris, menjadi manusia pertama yang berdiri di atap dunia, Everest.&lt;br /&gt;Mountain Travel, biro perjalanan pertama yang melayani ekspedisi pendakian gunung, didirikan di Kathmandu, Nepal. Dengan tumbuhnya agen-agen seperti ini, sebagian kerumitan pengelolaan ekspedisi dapat dikurangi, sehingga pendaki lebih konsentrasi pada pendakiannya. Tetapi di sisi lain juga mengundang kecurangan-kecurangan, seperti pembukaan jalur oleh pemandu setempat, sehingga pendaki tinggal mengikuti atau bahkan di tuntun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1954 Ekspedisi Inggris sukses mencapai puncak Kanchenjunga, sedangkan ekspedisi Perancis sukses di Makalu (8.463 m).&lt;br /&gt;Suatu alat berpegas ditemukan, menyaingi fungsi prusik untuk memanjat tali. Nama alat ini adalah ascendeur (alat untuk naik), tapi sering disebut juga jumar, gabungan nama penemunya yaitu Adolf Jusi dan Walter Marti, dari Swiss.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1956 Ekspedisi dari Jepang berhasil mendaki Manaslu (8.163 m). Jepang segera menjadi salah satu negara besar di dunia pendakian Himalaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1957 Herman Buhl dan tim Austria mencapai puncak Broad Peak (8.047 m), sekaligus menandai pendakian gunung 8.000-an dengan teknik alpine tactic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1958 Lapangan terbang perintis dibuka pada beberapa lokasi di Irian, membangkitkan semangat para pendaki gunung untuk menjajal Carstensz, sang perawan salju Khatulistisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1959 Claudio Barbier dari Belgia, mendaki solo 3 (tiga) dinding utara Tre Cima Laverdo dalam 1 hari, ini adalah pertama kali speed climbing menggunakan teknik gabungan free dan artificial climbing.&lt;br /&gt;Helm mulai digunakan para pendaki tebing. Sabuk pengaman (harness) menjadi wajib, menyusul kematian seorang pemanjat Inggris di Dolomite.&lt;br /&gt;Tebing 48 di Citatah mulai dipakai sebagai ajang latihan oleh pasukan TNI AD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIg4zVj0AI/AAAAAAAAAEY/yn6Y78ZZsJg/s1600-h/5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 194px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIg4zVj0AI/AAAAAAAAAEY/yn6Y78ZZsJg/s320/5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319350270103375874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;1961 Ekspedisi dari Selandia Baru mencoba mendaki Carstenz Pyramide. Gagal karena keterlambatan dukungan logistik lewat jembatan udara. Mereka menemukan jalan dari utara lewat celah yang kemudian dinamakan New Zealand Pass.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1962 Puncak Carstenz akhirnya berhasil dicapai oleh tim pimpinan Heinrich Harrer.&lt;br /&gt;Puncak Eidenburg, juga di Irian, berhasil di daki oleh ekspedisi yang dipimpin Philip Temple.&lt;br /&gt;Baut tebing mulai diperkenalkan penggunaannya di pegunungan Alpen. Pemanjat-pemanjat Amerika mulai terkenal di Alpen, diawali oleh Hemmings dan Robbins yang menciptakan lintasan super sulit di dinding barat du Dru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1963 Tim gabungan Inggris dan Amerika memanjat dinding selatan Auguille du Fou, yang waktu itu dianggap sebagai pemanjatan tersulit di Alpen dengan menggunakan teknik-teknik aid climbing gaya Amerika.&lt;br /&gt;Kode etik dalam panjat tebing mulai banyak diperdebatkan di kalangan pemanjat.&lt;br /&gt;Seorang ahli gletser yang baru kembali dari Antartika berusaha mendaratkan pesawat terbang kecilnya di Puncak Jaya dekat Carstensz. Untung angin kencang mengurungkan niatnya, sebab salju tebal disana terlalu lunak untuk landasan. Tapi dua pesawat pendukung DC-3 kandas di lereng utara dan selatannya, pada ketinggian sekitar 4.300 m. Reruntuhannya masih bisa ditemukan sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1964 Beberapa pendaki Jepang dan 3 orang Indonesia, yaitu Fred Athaboe, Sudarto dan Sugirin, yang tergabung dalam Ekspedisi Cendrawasih, berhasil mencapai Puncak Jaya di Irian. Puncak yang berhasil didaki itu sempat dianggap Puncak Carstensz, sebelum kemudian dibuktikan salah. Tahun ini dipatok sebagai awal sejarah pendakian gunung di Indonesia.&lt;br /&gt;Dua perkumpulan pendaki gunung tertua di Indonesia lahir : Wanadri di Bandung dan Mapala UI di Jakarta.&lt;br /&gt;Ekspedisi Cina mendaki Shisha Pangma (8.046 m) di Tibet, satu-satunya puncak 8.000-an yang terletak di luar Nepal dan Karakoram (Pakistan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1965 Seratus tahun pendakian pertama Matterhorn diperingati dengan pendakian oleh Hornli, dkk., diliput oleh BBC/TV dari awal pendakian sampai berhasil ke puncak. Untuk pertama kalinya pendakian gunung dan panjat tebing menjadi olah raga yang dapat ditonton banyak orang.&lt;br /&gt;Pemerintah Nepal menutup pendakian Himalaya di wilayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1967 Penggunaan tali kernmantel dipelopori oleh pemanjat Inggris, menggantikan tali yang terbuat dari bahan nylon. Bagian dalam tali kernmantel terdiri dari beberapa pilihan serat synthesis, yang memberikan kekuatan pada tali. Bagian pembungkusnya merupakan anyaman dari bahan yang lentur, tapi tahan gesekan, sehingga melindungi bagian dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1968 Nafas segar bagi para pendaki, sejumlah lapangan terbang milik misi Katolik di buka di Irian. Tapi sayang, bersamaan dengan itu pemerintah Indonesia tidak lagi mengeluarkan ijin pendakian ke kawasan Carstensz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1969 Reinhold Messner keluar dari pertapaannya, kembali ke tebing-tebing Alpen Timur, menyikat dinding es raksasa les Droites dalam waktu 8½ jam solo. Menumbangkan rekor sebelumnya, yaitu 3 hari.&lt;br /&gt;Pemanjat-pemanjat Jepang mulai membanjiri pasaran Alpen, antara lain membuat lintasan baru di Eiger.&lt;br /&gt;Nomor perdana majalah Mountain mulai beredar, menjadi media pendaki dan pemanjat yang pertama beredar luas dalam bahasa Inggris, sehingga mempengaruhi perkembangan melalui perdebatan dan opini.&lt;br /&gt;Pemerintah Nepal membuka kembali wilayahnya bagi pendaki Himalaya, dengan beberapa peraturan baru dan membatasi pendakian pada puncak-puncak tertentu saja. Agen-agen pendakian dan trekking tumbuh dan berjibun seperti kutu yak, menggelitik kelompok-kelompok kecil dari berbagai negara untuk main-main di Himalaya dengan mudah dan murah.&lt;br /&gt;Soe Hok Gie dan Idhan Lubis gugur di Gunung Semeru, terkena gas beracun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1970 Dinding Selatan Annapurna di rambah tim dari Inggris, menggunting pita pembukaan era pendakian jalur-jalur sulit di gunung-gunung besar Himalaya. Tingkat kesulitan lintasan menjadi lebih penting daripada hanya sekedar mencapai puncak.&lt;br /&gt;Tahun ini lahir cabang olah raga panjat dinding atau panjat tebing buatan. Dinding-dinding panjat buatan mulai bermunculan. Bentuk-bentuk latihan terpisah dalam olah raga panjat tebing mulai menggema. Salah satu pelopornya adalah Pete Livesey, pemanjat yang juga suka speleologi, kano dan lari. Ia tahu benar pentingnya latihan khusus bagi masing-masing jenis olah raga tersebut, dan mencoba menerapkannya pada panjat tebing. Pelan tapi pasti, panjat tebing mulai dipandang sebagai kegiatan atletis, kesan huru-hara sedikit demi sedikit mulai hilang. Semboyan "the best training for climber is climbing" tidak lagi memadai, apalagi hanya dengan memupuk kejantanan melalui gelas-gelas bir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIhiuHBS2I/AAAAAAAAAEg/yXU6Tf-EMB0/s1600-h/6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 174px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIhiuHBS2I/AAAAAAAAAEg/yXU6Tf-EMB0/s320/6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319350990254721890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;1971 Kawasan Carstensz kembali dibuka untuk pendakian. Kesempatan ini segera diserbu oleh tim-tim ekspedisi dari Australia, Jerman, AS bahkan Hongkong. Penelitian yang dilakukan Carstensz Glacier dari Expedition University of Melbourne, menghasilkan kesimpulan yang cukup mengejutkan tentang penyusutan gletser secara besar-besaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1972 Untuk pertama kalinya olah raga panjat dinding masuk dalam jadwal Olympiade di Munich, walaupun masih eksebisi.&lt;br /&gt;Mapala UI, diantaranya adalah Herman O. Lantang dan Rudy Badil, berhasil mencapai Puncak Jaya. Mereka merupakan orang-orang sipil pertama dari Indonesia yang mencapai puncak ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1974 Pasangan Reinhold Messner dan Peter Habeler mendaki Hidden Peak (8.068 m) di Karakoram selama 3 hari dengan sistem Alpine Push (tanpa kembali ke base camp). Pasangan ini juga memecahkan rekor kecepatan pemanjatan di Eiger, yaitu 10 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1975 Ekspedisi dari Jepang menjadi tim wanita pertama yang menjejak Puncak Everest. Sementara itu China mengirimkan ekspedisi Everest-nya yang pertama, dari punggungan Timur Laut.&lt;br /&gt;Bercak-bercak kapur magnesium mulai terasa merisihkan tebing-tebing di Inggris dan Eropa daratan, kebanyakan menyalahkan para pemanjat hijau, yang mengobral kapur pada lintasan yang seharusnya bisa dilampaui tanpa bubuk penyerak keringat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1976 Harry Suliztiarto mulai latihan memanjat di Citatah. Patok pertama panjat tebing modern di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1977 Skygers Amateur Rock Climbing Group didirikan Harry Suliztiarto, Heri Hermanu, Deddy Hikmat dan Agus R.&lt;br /&gt;Ekspedisi Selandia Baru mencoba mendaki Everest tanpa bantuan sherpa. Mereka *****a sampai di South Col, tapi seolah memukul gong yang gaungnya merantak kemana-mana, ekspedisi berdikari, semua perintisan jalur dan pengangsuran perbekalan dilakukan sendiri oleh anggota ekspedisi. Yang pro menganggapnya sebagai kejujuran wajib, yang kontra melecehkan sebagai kesia-siaan yang konyol. Perdebatan ini belum selesai sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1978 Messner dan Habeler menggegerkan dunia pendakian Himalaya dengan mendaki Everest tanpa bantuan tabung oksigen. Tambah geger lagi ketika kemudian Messner bersolo karir di Nanga Parbat dalam waktu 12 hari. Pendakian solo ini oleh banyak pakar dianggap lebih penting dari pendakian tanpa oksigen-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1979 Harry Suliztiarto memanjat atap Planetarium, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Disengaja atau tidak, merupakan upaya pertama di Indonesia untuk mempublikasikan panjat tebing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1980 Tebing Parang di Jawa Barat untuk pertama kali dipanjat oleh tim ITB.&lt;br /&gt;Skygers menyelenggarakan sekolah panjat tebing angkatan pertama.&lt;br /&gt;Sam Moses, Geoff Tabin dan Bob Saphiro dari AS, menjadi orang-orang pertama yang memanjat dinding utara Carstensz secara direct (lurus).&lt;br /&gt;Wanadri menjadi tim Indonesia pertama yang berekspedisi ke Carstensz Pyramide. Mereka gagal mencapai puncak, namun berhasil di Puncak Jaya dan Carstensz Timur. Sedangkan ekspedisi gabungan Mapala UI dan tim AS mendaki Puncak Trikora.&lt;br /&gt;Pemerintah Nepal membuka kesempatan pendakian musim dingin, di samping musim semi dan musim gugur. Semakin banyak kaki meratakan jalan-jalan setapak di pelbagai pelosok Himalaya, semakin banyak pula sampah menumpuk dimana-mana. Tetapi sebaliknya, konon mata uang asing semakin deras pula mengalir kesana. Tapi siapa yang bertambah kaya ? Susah !!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1981 Dua ekspedisi Indonesia sekaligus di dinding selatan Carstensz, Mapala UI dan ITB. Salah seorang anggota tim Mapala UI, Hartono Basuki, gugur disini. Korban pertama pendakian di Carstensz.&lt;br /&gt;Jayagiri dari Bandung mengirimkan Danardana mengikuti sekolah pendakian gunung di Glenmore Lodge, Skotlandia, dilanjutkan dengan pendakiannya ke Matterhorn, Swiss.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1982 Jayagiri mengirimkan Irwanto ke sekolah pendakian ISM di Swiss, dilanjutkan ekspedisi 4 orang ke Monta Rosa, Swiss serta Mont Blanc dan Matterhorn.&lt;br /&gt;Dua ekspedisi ke Carstensz, Wanadri dan Pataga Jakarta.&lt;br /&gt;Ahmad dari Gideon SMAN 1 Bandung tewas terjatuh di Tebing 48 Citatah, Padalarang. Korban pertama panjat tebing di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1984 Tebing Lingga di Trenggalek, Jawa Timur, serta tebing pantai Uluwatu, Bali dipanjat oleh Skygers dan Gabungan Anak Petualang dari Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIh4hIsxeI/AAAAAAAAAEo/XVscUFC7_hQ/s1600-h/7.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 173px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIh4hIsxeI/AAAAAAAAAEo/XVscUFC7_hQ/s320/7.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319351364729226722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;1985 Tebing Serelo di Lahat, Sumatera Selatan, dipanjat tim Ekspedisi Anak Nakal.&lt;br /&gt;Ekspedisi Mapala UI gagal mencapai Puncak Chulu West (6.584 m) di Himalaya. Ekspedisi Jayagiri gagal memanjat Gunung Eiger, Swiss. Ekspedisi Jayagiri lainnya, diantaranya Don Hasman berhasil mendaki Kilimanjaro (5.895 m) di Afrika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1986 Kelompok gabungan Exclusive berhasil memanjat Tebing Bambapuang di Sulawesi Selatan. Kelompok Unit Kenal Lingkungan - UNPAD memanjat Gunung Lanang di Jawa Timur. Tim Jayagiri merampungkan Dinding Ponot di air terjun Sigura-gura, Sumatera Utara.&lt;br /&gt;Ekspedisi Jayagiri mengulangi pemanjatan Gunung Eiger, Swiss, berhasil dengan menciptakan lintasan baru.&lt;br /&gt;Kompetisi panjat tebing pertama di dunia diselenggarakan di Uni Soviet, di tebing alam, sempat ditayangkan oleh TVRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1987 Ekspedisi Wanadri menyelesaikan pemanjatan Tebing Batu Unta di Kalimantan Barat. Kelompok Trupala memanjat Tebing Bukit Gajah di Jawa Tengah. Skygers memanjat Sepikul di Jawa Timur.&lt;br /&gt;Beberapa ekspedisi dari Indonesia di kirim ke luar negeri. Mapala UI ke Puncak Chimborazo (6.267 m) dan Cayambe (gagal) di Pegunungan Andes. Ekspedisi Wanita Indonesia Mendaki Himalaya ke Imja Tse di Nepal. Ekspedisi Jayagiri Saddle Marathon, terdiri dari Mamay S. Salim dan Bambang Hertadi Mas mencapai puncak tertinggi di Afrika, Kilimanjaro, dengan membawa sepeda. Tim ini juga mendaki Mount Kenya di Afrika dan Imja Tse, tanpa sepeda. Eskepedisi Wanadri gagal mencapai Vasuki Parbat (6.792 m) di Gharwal, India.&lt;br /&gt;Lomba panjat tebing pertama di Indonesia, dilaksanakan di tebing pantai Jimbaran, Bali.&lt;br /&gt;Tiga anggota Aranyacala, Trisakti dan 1 mahasiswa sipil Trisakti tewas terbunuh dekat Ilaga, dalam perjalanan ke Carstensz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1988 Dinding panjat buat pertama kali diperkenalkan di Indonesia, dibawa oleh 4 pemanjat Perancis yang diundang ke Indonesia atas kerjasama Kantor Menpora dengan Kedubes Perancis di Jakarta. Mereka juga sempat memberikan kursus singkat. Menjelang akhir acara, terbentuk Federasi Panjat Gunung dan Tebing Indonesia (FPGTI), diketuai Harry Suliztiarto.&lt;br /&gt;Untuk pertama kali disusun rangkaian kejuaraan memperebutkan Piala Dunia Panjat Dinding yang direstui dan diawasi oleh UIAA (Union Internationale de Association de Alpinism), badan internasional yang membawahi federasi-federasi panjat tebing dan pendakian gunung, diawali dengan kejuaraan di Snowbird, AS.&lt;br /&gt;Ekspedisi panjat tebing yang sepenuhnya dilaksanakan oleh wanita, Ekspedisi Putri Parang Aranyacala Trisakti, memanjat Tower III Parang. Kelompok putranya memanjat Gunung Kembar di Citeureup, Bogor.&lt;br /&gt;Ekspedisi UKL Unpad kehilangan satu anggotanya, Yanto Martogi Sitanggang yang tewas terjatuh di Batu Unta, Kalimantan.&lt;br /&gt;Panjat kebut pertama kali dilakukan di Indonesia oleh Sandy Febiyanto dan Djati Pranoto di Tower I Parang, dalam waktu 4 jam, sekaligus merupakan pemanjatan tebing besar pertama tanpa menggunakan alat pengaman sama sekali, keduanya hanya saling dihubungkan dengan tali.&lt;br /&gt;Lomba panjat tebing buatan pertama dilakukan di Bandung, mengambil lokasi di sebuah gardu listrik.&lt;br /&gt;Ekspedisi Wanadri berhasil menempatkan 3 pendakinya di Puncak Pumori (7.145 m) di Himalaya. Hendricus Mutter dan Vera MW dari Jayagiri mendaki Imja Tse tanpa sherpa.&lt;br /&gt;Di Alpen, Ekspedisi Jayagiri Speed Climbing gagal memenuhi target waktu pemanjatan 2 hari pada dinding utara Gunung Eiger, waktu mereka mulur menjadi 5 hari. Ekspedisi Pataga Jakarta berhasil menciptakan lintasan baru pada gunung yang sama.&lt;br /&gt;Di Yosemite, AS, Sandy Febiyanto dan Djati Pranoto memanjat Half Dome (gagal memecahkan rekor waktu John Bachar dan Peter Croft, 4,5 jam) dan El Capitan (gagal memecahkan rekor waktu 10,5 jam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIiWC9E1vI/AAAAAAAAAEw/pzc9dl4LdMQ/s1600-h/8.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIiWC9E1vI/AAAAAAAAAEw/pzc9dl4LdMQ/s320/8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319351872023484146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;1989 Awal tahun ini, dunia panjat tebing merunduk dilanda musibah dengan gugurnya salah satu pemanjat terbaik Indonesia, Sandy Febiyanto, yang terjatuh di tebing Pawon, Citatah. Tetapi tidak lama. Semangat almarhum seolah justru menyebar ke segala penjuru Nusantara, memacu pencetakan prestasi panjat tebing di Bumi Pertiwi ini.&lt;br /&gt;Ekspedisi Putri Lipstick Aranyacala Trisakti memanjat Bambapuang, Sulsel, tetapi musibah menimpa tim ini sebelum mencapai puncak. Ali Irfan Batubara, fotografer tim, tewas tergelincir dari ketinggian.&lt;br /&gt;Di Himalaya, pendaki top Polandia, Jerzy Kukuczka, tewas dalam upaya memanjat dinding selatan Lhotse (8.516 m).&lt;br /&gt;Arek-arek Young Pioneer dari Malang memanjat tebing Gajah Mungkur di seputaran dalam kawah Kelud, sementara tim Jayagiri sedang berlatih dalam rangka persiapan ekspedisi ke Lhotse Shar di Nepal, tim ini mematok target pemanjatan semua pucuk-pucuk tebing kawah Kelud, tetapi gagal. Ekspedisinya sendiri batal berangkat.&lt;br /&gt;Kawasan Citeureup kembali dipanjat tim dari Aranyacala, kali ini tebing Rungking. Tebing Uluwatu, Bali dipanjat ekspedisi putri yang kedua dari Mahitala, Unpar. Kelompok Mega, Untar melakukan ekspedisi marathon panjat tebing, mulai dari tebing-tebing di Citatah, Parang, Gajah Mungkur dan berakhir di Uluwatu, dalam waktu hampir sebulan. Merupakan marathon panjat tebing pertama di Indonesia.&lt;br /&gt;Tahun ini tercatat tidak kurang dari 10 kejuaraan panjat dinding diselenggarakan di Indonesia. Beberapa yang besar adalah di Unpar-Bandung, Trisakti-Jakarta, ISTN-Jakarta, Markas Kopassus Grup I Serang, Trupala-Jakarta (dua kali, di Balai Sidang dan Ancol), SMA 70 Bulungan-Jakarta, Kelompok KAPPA-UI dan Geologi-ITB.&lt;br /&gt;Mapala UI membuat 2 ekspedisi, ke Mount Cook (3.764 m), Selandia Baru dan McKinley (6.149 m), Alaska, puncak tertinggi di Amerika Utara.&lt;br /&gt;Empat anggota Wanadri mengikuti kursus pendakian gunung es di Rainier Mountaineering Institute, AS, kemudian bergabung dengan ekspedisi AS ke Kangchenjunga.&lt;br /&gt;Di Alpen, Ekspedisi Wanita Alpen Indonesia berhasil merampungkan pendakian 5 puncak tertinggi di 5 negara Eropa, Mont Blanc (Perancis), Grand Paradiso, 4.601 m (Italia), Monte Rosa, 4.634 m (Swiss), Grossglockner, 3.978 m (Austria) dan Zugspitze, 2.964 m (Jerman).&lt;br /&gt;Akhir tahun ini ditutup dengan gebrakan Budi Cahyono melakukan pemanjatan solo di Tower III Parang. Merupakan artificial solo climbing pertama pada tebing besar di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1990 Lomba Panjat Dinding Nasional (LPDN) di gelar di Jakarta, dengan menggunakan dinding panjat pertama yang mempunyai empat sisi dengan ketinggian 15 meter. FPGTI berubah nama menjadi FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia), diketuai tetap oleh Harry Suliztiarto sebagai Ketua Harian dan Setiawan Djody sebagai Ketua Umum.&lt;br /&gt;Majalah Mountain, majalah pendakian gunung dan panjat tebing yang pertama di dunia (lahir tahun 1969), tidak terbit lagi. Salah satu rubrik khasnya, Info, diadopsi oleh majalah High terbitan British Mountaineering Club.&lt;br /&gt;Tomo Cesen, pendaki asal Yugoslavia (Slovenia), berhasil mencapai puncak Lhotse (8.516 m) di Himalaya dalam waktu 62 jam, lewat dinding selatan yang merenggut nyawa Jerzy Kukuczka tahun sebelumnya. Ditambah dengan pendakian solonya tahun sebelumnya di Jannu (7.710 m), Tomo membuka era baru pendakian gunung : solo, jalur baru dan waktu pendakian yang sangat singkat.&lt;br /&gt;Ekspedisi PPGAD dan Pataga Jakarta mendaki Carstensz Pyramide dan Puncak Jaya.&lt;br /&gt;Ekspedisi Pemanjat Putri Indonesia (EPPI), terdiri dari pemanjat Aranyacala Trisakti, Mahitala Unpar dan IKIP Bandung, melakukan pemanjatan di Half Dome, AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1991 Indonesia untuk pertama kalinya mengirimkan pemanjatnya pada kejuaraan di luar negeri, yaitu Oceania Cup di Autralia. Dari 4 pemanjat yang dikirim, hanya Andreas SM dan Deden Sutisna yang mendapat peringkat, yaitu 4 dan 5. Keikutsertaan ini membuka mata dunia panjat tebing internasional, bahwa ternyata Indonesia sudah mempunyai atlit panjat tebing.&lt;br /&gt;FPTI untuk pertama kali mengeluarkan Peraturan Lomba Panjat Tebing Buatan.&lt;br /&gt;Ekspedisi Pemanjat Putri Indonesia (EPPI) '91, terdiri dari 8 pemanjat putri dari berbagai perhimpunan di Jakarta, Bandung, Yogya dan Menado, berhasil membuat lintasan baru pada tebing Cima Ovest, Italia.&lt;br /&gt;FPTI Pengda Jatim dan Imapala Unmer Malang, mengadakan Climbing Party di Lembah Kera, diikuti oleh puluhan pemanjat. Selain memanjat bersama, juga diadakan diskusi dan evaluasi pembuatan jalur, sehingga menjadikannya sebagai jambore panjat tebing yang pertama di Indonesia, walaupun sebenarnya tidak disebut demikian.&lt;br /&gt;Tahun ini tercatat beberapa kecelakaan di dinding panjat. Zainuddin tewas terjatuh di Samarinda, karena tidak memasang pengaman. Tiga pemanjat lagi terjatuh dan cedera (lumpuh, patah tulang). Semuanya terjadi karena tidak mengikuti prosedur keselamatan pemanjatan.&lt;br /&gt;Eskpedisi gabungan PPGAD-Wanadri berhasil memanjat jalur lurus dinding utara Tower-2 Carstensz, menyelesaikan marathon 5 puncak (Sarwo Edhi, Sumantri, Soekarno/Puncak Jaya, Puncak Tengah dan Carstensz Timur) serta mendaki Puncak Mandala untuk pertama kalinya. Tim arus derasnya mengalami musibah di sungai Van der Wall, dengan korban 7 orang tewas.&lt;br /&gt;Mauly MW Wibowo melakukan pemanjatan bebas solo (free solo) pertama, di Bambapuang, Sulsel.&lt;br /&gt;Rapat Paripurna Nasional FPTI yang pertama, diselenggarakan di Puncak, Jabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1992 Kejuaraan Nasional Panjat Tebing I diselenggarakan di Padang, juara umum diraih oleh kontingen DKI Jaya. Usai Kejurnas, para pemanjat mengadakan panjat bareng di Lembah Harau, Bukit Tinggi, menghasilkan beberapa jalur baru.&lt;br /&gt;Ronald N. Mamarimbing dan Panji Susanto mengikuti kejuaraan First Asian Championship di Seoul, sedangkan Mamay S. Salim dan Mauly MW Wibowo mengikuti kursus juri dan pembuat jalur dengan instruktur dari Perancis, dilanjutkan dengan rapat CICE Asia.&lt;br /&gt;Sebelumnya Panji S dan Yereno ET berangkat ke Singapura mengikuti lomba SAFRA, tetapi terlambat datang. Mereka kemudian diminta melakukan eksebisi dan mendapat sambutan meriah.&lt;br /&gt;Tim gabungan PPGAD dan Pataga Jakarta melakukan pemanjatan di tebing Grandes Jorrases, Perancis.&lt;br /&gt;Tim Mapala UI harus rela kehilangan Norman Edwin dan Didiek Samsu, yang gugur ketika melakukan pendakian ke Aconcagua, puncak tertinggi di benua Amerika.&lt;br /&gt;Mamay S. Salim dan Deden Sutisna membuat beberapa jalur pemanjatan pada tebing-tebing granit di Pulau Belitung.&lt;br /&gt;Budi Cahyono yang dikontrak oleh sebuah perusahaan rokok, melakukan pemanjatan di Taiwan, untuk pembuatan iklan.&lt;br /&gt;FPTI diterima secara resmi menjadi anggota UIAA, disusul dengan pengiriman utusan ke rapat CICE Asia di Hongkong.&lt;br /&gt;Rapat Paripurna Nasional FPTI yang kedua disekenggarakan di Bengkulu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIiqj0D4BI/AAAAAAAAAE4/bvscc1li9MU/s1600-h/9.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 179px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIiqj0D4BI/AAAAAAAAAE4/bvscc1li9MU/s320/9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319352224441425938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;1993 Kejuaraan Nasional Panjat Tebing II dilaksanakan di Bengkulu, juara umum diraih oleh Sumatera Barat, menyusul kemudian kejuaraan Piala Menhub di Jakarta dan lomba yang diadakan Persatuan Pelajar Semen Gresik di Jatim. Ketiganya diselenggarakan dalam bulan yang sama.&lt;br /&gt;Budi Cahyono, Ronald N.M dan Yusa Kanarohan mengikuti Kejuaraan Asia di Chancun, RRC. Hasilnya Ronald peringkat II dan Yusa peringkat VI.&lt;br /&gt;Budi Cahyono dan Yusa Kanarohan berhasil meraih juara 1 dan 2 pada kompetisi Singapore National 2nd Rock Wall Climb Championship.&lt;br /&gt;Dua instruktur dari Perancis datang ke Indonesia dan memberikan kursus lomba panjat tebing di Bandung&lt;br /&gt;FPTI Pengda Jatim bekerjasama dengan Mahapala D3 Ekonomi Univ. Jember, mengadakan sekolah panjat tebing di Sepikul, Jatim.&lt;br /&gt;Skygers juga mengadakan sekolah panjat tebing angkatan ke 10.&lt;br /&gt;Tahun ini tiga kegiatan pendidikan alam bebas dilaksanakan hampir bersamaan waktunya : Gladian Pencinta Alam, Sekolah SAR dan TWKM (Temu Wicara Kelompok Mahasiswa).&lt;br /&gt;Jambore Panjat Tebing Pertama diselenggarakan oleh FPTI Pengda DKI di Parang.&lt;br /&gt;SH Nasution dan Kamran Ali melakukan pemanjatan di kawasan Phang-Nga dan Phuket, Thailand.&lt;br /&gt;Kamran dan Oneng memanjat di Malaysia dan Vietnam.&lt;br /&gt;Tim Mapala UI, terdiri dari Tantyo Bangun dan Ripto Mulyono berhasil mencapai puncak Aconcagua, disusul oleh tim Ekspedisi Putri Indonesia. Sedangkan tim FPTI gagal berangkat ke Fitzroy dan Aconcagua. Alex Lowe dari AS berhasil mencapai puncak Aconcagua 3x dalam seminggu.&lt;br /&gt;Aranyacala Trisakti mengirimkan tim ke AS, terdiri dari tim tebing (Half Dome), tim arung jeram (Colorado) dan tim gunung (Mount Whitney).&lt;br /&gt;Di tanah air, tim Mapala UI berhasil memanjat jalur lurus (direct route) dinding utara Carstensz Pyramide, namun gagal dalam upayanya memanjat dinding utara Puncak Jaya.&lt;br /&gt;Awan kelabu kembali menyelimuti dunia petualang alam bebas kita, Dudy Arief Wahyudi, salah seorang pelopor paralayang di Indonesia, tewas saat melakukan kegiatan paralayang di pantai Parangtritis, Yogyakarta.&lt;br /&gt;Wolfgang Gullich, pemanjat handal dari Jerman yang menjadi pemeran pengganti Silvester Stallone dalam film Cliff Hanger, tewas karena kecelakaan mobil.&lt;br /&gt;Catherine Destivelle dari Perancis, memanjat solo dinding utara Eiger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1994 FPTI secara resmi menjadi anggota KONI yang ke-50.&lt;br /&gt;Ronald N.M dan Nunun Masruroh berhasil menduduki peringkat 9 dan 12 pada Kejuaraan Asia Ketiga di Jepang, sedangkan Hendricus F. Mutter mengikuti rapat CICE Asia di Jepang.&lt;br /&gt;Mamay S. Salim dan Kresna Hutama membuat jalur-jalur pemanjatan pada tebing-tebing di Taiwan.&lt;br /&gt;Mamay S. Salim dan Rahim ABS belajar teknik panjat pohon, kemudian menjadi asisten peneliti dari Perancis yang mengadakan pengumpulan sample tumbuhan epifit (pakis, anggrek, dll) di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, Jambi.&lt;br /&gt;Jambore Panjat Tebing Kedua diselenggarakan oleh FPTI Pengda DKI, lokasinya masih di Parang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1995 Lintasan dinding timur laut Everest akhirnya berhasil didaki oleh dua pendaki dari Jepang. Padahal lintasan ini dipilih juga waktu upaya pendakian Everest yang pertama tahun 1992.&lt;br /&gt;Budi Cahyono menawarkan pemanduan pemanjatan ke Parang, iklannya masuk pada majalah Action Asia edisi April/Mei 1995.&lt;br /&gt;Diposkan oleh meonx di 10:53&lt;br /&gt;Label: panjat tebing&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710861209796649328-4812592943659442690?l=karangtaruna17.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/feeds/4812592943659442690/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/2009/03/1492-sekelompok-orang-perancis-di-bawah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710861209796649328/posts/default/4812592943659442690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710861209796649328/posts/default/4812592943659442690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://karangtaruna17.blogspot.com/2009/03/1492-sekelompok-orang-perancis-di-bawah.html' title='SEJARAH PANJAT TEBING'/><author><name>KARANG TARUNA 17</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12148166681194681385</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://4.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/Sc8LHq-Ym8I/AAAAAAAAACI/gnKUpibZv9o/S220/LMB+KT+LENGKAP+copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_y42CVQYzh_0/SdIjP8NpZRI/AAAAAAAAAFA/YV1r5fmGJmk/s72-c/1.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
